Tingginya Angka Putus Sekolah saat Pandemi, Dosen Unpam Berkolaborasi Dengan Mahasiswa Edukasi Siswa SMP Inspirasi Baznas

ALJabar News Tangsel. Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia tak hanya berdampak buruk pada sektor kesehatan dan ekonomi, melainkan juga pendidikan. Salah satunya, angka anak putus sekolah mengalami peningkatan.

Pada Desember 2020, UNICEF menemukan bahwa 938 anak di Indonesia putus sekolah akibat pandemi COVID-19. Bahkan, 75 persen diantaranya tidak bisa melanjutkan sekolah.

Tak hanya itu, berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), sejak awal pandemi COVID-19 hingga Februari 2021, sudah lebih dari 150 anak putus sekolah karena menikah dan bekerja. Alasan mereka didominasi oleh keadaan ekonomi orang tua yang ikut terdampak pandemi COVID-19.

Kondisi ini tentu mengundang keprihatinan dari berbagai pihak. Diantaranya dosen Universitas Pamulang (Unpam). Melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM), Unpam bekerjasama dengan SMP Inspirasi Baznas untuk memberikan edukasi bertajuk “Pengaruh Manajemen Keuangan Terhadap Gaya Hidup Siswa Saat Pandemi”.
Kegiatan ini digelar Sabtu, 13 Maret 2021 yang melibatkan dosen serta mahasiswa Unpam. Sedikitnya 30 siswa SMP Inspirasi Baznas ikut dalam program edukasi ini, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dengan program PKM ini, civitas akademika Unpam berharap bisa memberi solusi kepada siswa di bangku sekolah untuk bisa bertahan dalam menghadapi permasalahan ekonomi, seperti mengatur keuangan di masa pandemi.

Adapun materi mengenai Pengaruh Manajemen Keuangan Terhadap Gaya Hidup Siswa Saat Pandemi yang disampaikan oleh Dosen Unpam, Syarifah Ida Farida, S.E., M.M, Permata Sari, Pujawati Putri, Putri Sania Guntur, Rahmatina Niken Anturagnin, dan Reziana Aziz Arningsih merupakan pokok bahasan dalam program PKM ini. Dalam materi tersebut, dijelaskan faktor yang dapat mempengaruhi tinggi rendahnya perilaku menabung pada siswa, yaitu literasi keuangan, pendapatan uang saku, kontrol diri, dan juga teman sebaya.

Faktor-faktor tersebut dapat diatasi dengan mengevaluasi pendapatan atau sumber penghasilan yang didapat dan yang dikeluarkan oleh siswa, biaya hidup, menabung, mempersiapkan dana darurat, serta bijaksana dalam berbelanja. Siswa harus bisa mengualifikasikan perbelanjaan sesuai dengan barang wajib, kebutuhan, dan keiinginan.

Menurut Syarifah, siswa dapat mengatur keuangan di masa pandemi dengan cara mencatat pengeluaran, menabung, hemat dan belajar menyiapkan dana darurat, dan dapat juga memanfaatkan diskon atau promo. Pada penyampaian materi ini, siswa diberikan contoh bagaimana membuat laporan keuangan pemasukan, serta pengeluaran anak sekolah.
Di saat kondisi yang terus tertekan, para siswa juga sangat disarankan untuk bisa membuka usaha demi meringankan beban permasalahan ekonomi. Dalam penyampaian materi ini, Syarifah memberikan solusi usaha tanpa modal, yaitu dengan menjadi dropshipper.

Menjadi dropshipper, kata Syarifah, tak sulit untuk dijalankan, karena usaha ini tidak diharuskan memiliki modal. Usaha yang bisa mendapatkan keuntungan langsung dan juga tidak harus melakukan stok barang. Di samping itu juga dapat dilakukan hanya dengan memposting gambar serta memberikan spesifikasi produknya.

Kemudian, yang paling penting, pelajar harus bisa melakukan usaha ini tanpa mengganggu aktifitas belajar. Selain menyampaikan mengenai indahnya usaha menjadi dropshipper, dalam materi ini juga diberi tahu cara-cara menjadi dropshiper dan kekurangan sistem dropshiper.
Selain mendapat materi yang sangat menarik dan bermanfaat, seluruh siswa dalam kegiatan ini juga diberi kenang-kenangan berupa uang tunai, plakat dan sertifikat.

“Dengan program PKM Universitas Pamulang yang berkerjasama dengan SMP Inspirasi Baznas, diharapkan dapat memotivasi masyarakat khususnya siswa SMP Inspirasi Baznas agar dapat membuka mata dan sadar akan hal yang terjadi dapat dicari solusi dan memiliki jalan keluar,” ujar Syarifah.

Penulis : permata sari
Penerbit : Ade Nopiansyah

Ade Nopiansyah

Wartawan/ti Media Online aljabarnews.com telah Kompeten pada perusahaan Pers Harian dalam bidang UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Wartawan Media Online aljabarnews.com dalam bertugas dilengkapi dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan Surat Tugas dan tercatat namanya dalam Box Redaksi. Apabila ada yang mengaku wartawan kami meskipun KTA dan surat tugas masih berlaku, sepanjang namanya tidak tercantum dalam Box Redaksi, maka dinyatakan tidak berlaku dan bukan Wartawan Media Online aljabarnews.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *