Rusli Pranata SE Kades Pengasinan Kec. Gunungsindur Gelar Penyemprotan Disinfektan Untuk Menangkal Virus Corona

ALJabar Bogor. Pandemik virus corona yang lebih dikenal dengan Covid 19, nyata-nyata telah membuat masyarakat dunia terutama di negeri Indonesia menjadi resah, cemas dan khawatir.

Telah banyak korban di seluruh dunia yang jatuh karena virus corona yang mematikan tersebut, karena hingga detik ini belum ada obat yang mampu menyembuhkannya.

Salah satu solusi untuk mencegah dan menangkal virus mematikan itu, ialah dengan menyemprotkan disinfektan.

Dalam membuat cairan disinfektan sendiri, sebenarnya hanya dibutuhkan dua bahan utama, yakni air yang dicampur dengan cairan pemutih pakaian atau pembersih lantai. Hal itu diungkapkan Peneliti Kimia dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr. Joddy Arya Laksmono. Bahan cairan pemutih Untuk membuat cairan disinfektan dengan pemutih pakaian (sodium hipoklorit), yang dibutuhkan sebagai campurannya hanya air. Pemutih pakaian tersebut dapat dilarutkan dengan air biasa dengan perbandingan 1:100.

“Anjuran dari WHO seperti berikut, pengenceran 5 persen sodium hipoklorit dengan perbandingan 1:100 biasa dianjurkan. Gunakan 1 bagian bahan pemutih untuk 99 bagian air ledeng dingin (pengenceran 1:100) untuk disinfeksi permukaan,” kata Joddy pada awak media beberapa waktu lalu.

Dengan membuat disinfektan sendiri, pada hari Rabu (25 Maret 2020) lalu hingga hari ini (Senin, 30 Maret 2020), Pemerintah Desa Pengasinan Kec. Gunungsindur yang dipimpin oleh Kepala Desa Rusli Pranata SE, menggelar penyemprotan disinfektan dibantu Sekretaris Desa Odih Suryadi S.Sos, seluruh staf desa, BPD, LPM, Karang Taruna, Kadus, Ketua Rt, Ketua Rw, Linmas, Babinmas Rusnadi, Babinsa Saiman, dan juga para warga desa.

Rusli Pranata SE yang menjadi orang nomor 1 di Desa Pengasinan Kec. Gunungsindur dalam kesempatan yang ada menjelaskan kepada awak media.

“Sebagai kepala desa saya sangat mengkhawatirkan kesehatan warga, apalagi akhir-akhir ini dunia digemparkan dengan wabah virus corona yang hingga saat ini belum diketahui obat penyembuh yang tepat. Pemerintah desa dengan dibantu staf, ketua Rt, ketua Rw, perangkat desa dan juga babinmas serta babinsa melaksanakan kegiatan penyemprotan kepada wilayah Desa Pengasinan yang terdiri dari 38 Rt dan 7 Rw. Sejak hari Rabu lalu, dari Pukul. 10.00 sampai Pukul 15.00 bersama sama relawan tanpa imbal jasa. Kita berharap dan berdoa agar wabah covid 19 dapat selekasnya menghilang, sehingga masyarakat dapat hidup dengan tenang dan damai.” Ujar Rusli Pranata SE (Agustion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *