Puluhan Warga RW 08 Kebon Kopi Terserang Penyakit Chikungunya

Aljabar News Depok. Puluhan warga Kampung Kebon Kopi Rw 08, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan Kota Depok, diduga terserang penyakit chikungunya.

Mereka mengaku mengalami, demam berkepanjangan, nyeri tulang persendian hingga tidak bisa bergerak.

Maya (28), salah seorang korban warga Rukun Tetangga (RT) 01 mengaku, awalnya dia mengalami demam tinggi dan lemas tanpa sebab, hingga akhirnya pergi berobat ke Klinik.

“Awalnya demam, hingga akhirnya seluruh persendian di kaki sakit hingga sulit berjalan,” ujar dia, saat ditemui awak media Jum’at (28/2/2020).

Seperti diketahui Chikungunya merupakan infeksi virus yang ditandai dengan serangan demam dan nyeri sendi secara mendadak. Virus ini menyerang dan menulari manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus, dua jenis nyamuk yang juga dikenal sebagai penyebab demam berdarah

Menurut dia, penyebaran penyakit itu berlangsung secara mendadak. Ia yang sebelumnya segar bugar, tiba-tiba mengalami demam kemudian diikuti sakit luar biasa di bagian persendian. “Saya juga sempat tidak bisa jalan,” ujar dia.

Ia mengaku tidak sendirian mengalami kondisi demikian. Puluhan tetangga yang berada di RT 1 hinga RT 05 RW 08 Kampung Kebon Kopi mengalami kondisi serupa. “Setiap rumah ada yang dua hingga tiga orang terkena,” ujar RT Saimin (57), korban lainnya.

Saimin yang telah berangsur sehat menyatakan, penyebaran penyakit itu sudah berlangsung hampir sebulan. Namun, hingga kini belum ada penanganan dari pihak pemerintah setempat.

“Saya sempat Sendi mengalami sakit sekali, terutama di bagian kaki hingga sulit bangun,” katanya.

Ia mengaku penyakit yang menyerang dirinya terbilang cepat, dengan penyebaran yang terbilang luas bagi warga sekitar. “Siangnya saya masih sehat, malam hari saat bangun tidur sendi kaki dan tangan saya langsung sakit tanpa sebab dan lemas,” kata dia.

Awalnya ia mengaku mengalami demam, kemudian pusing hingga, “Rata-rata awalnya demam, kemudian sakit persendian,” tukasnya.
(Nopiansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *