Praktek Pengalaman Lapangan Di Tengah Kepungan Virus Corona, Dilemma Atau Keberuntungan Bagi Mahasiswa Kaum Millenial ??

ALJabar News Tangsel. Bulan Maret mendatang tahun 2021 sudah dimulainya pembelajaran yang dilakukan oleh Universitas Pamulang maka dari itu seluruh kegiatan dan juga proses belajar mengajar akan kembali berjalan dan juga sesuai dengan jadwal perkuliahan yang telah ditentukan oleh lembaga.
Sesuai Surat Edaran Rektor Nomor:1020/A/Ed/UNPAM/XII/2020 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Genap tahun Akademik 2020/2021 tanggal 18 Desember 2020 dan di tekankan kembali oleh  Wakil Rektor 1 bidang akademik Universitas Pamulang pembelajaran semester genap 2021 kembali akan dilakukan secara daring dengan menggunakan learning management system e-learning Universitas Pamulang yang sebelumnya sudah berjalan dengan sangat baik dan lancar.

Maka tidak ketinggalan juga bagi seluruh mahasiswa yang ada ada mata kuliah Praktek Pengalaman Lapangan ( PPL ) dan yang menjadi sebuah kewajiban bagi mahasiswa untuk memenuhi mata kuliah praktikum di lapangan sebelum mereka menyusun tugas akhir atau skripsi untuk mendapatkan gelar strata 1 ( S1).

Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pamulang kembali mengirimkan mahasiswa dan mahasiswi untuk menjalankan Praktek Pengalaman Lapangan yang telah dipetakan sesuai dengan jadwal dan juga kelompok-kelompok kecil yang akan dikirim ke sekolah-sekolah yang telah menyelenggarakan Pembelajaran. Hampir seluruh sekolah baik itu tingkat SMP sederajat maupun SMA sederajat dilakukan dengan sistem daring dengan segala kelebihan dan kekurangan tergantung dari sekolah masing-masing yang ada di sekitar kota Tangerang Selatan, Kab.Tangerang, Kota Depok, Kota Bogor dan sekitarnya.

Setelah Melalui Observasi Dan Juga Penulis Dalam Hal Ini Sebagai Dosen Pembimbing Praktek Pengalaman Lapangan bisa jadi Praktek Pengalaman Lapangan yang dilakukan pada semester ini sepenuhnya dilakukan secara daring maka mau tidak mau suka tidak suka yang dilakukan oleh mahasiswa yang melakukan PPL pada tahun ini menghadapi tantangan yang tidak sedikit dan juga tantangan untuk menggunakan seluruh kemampuannya dalam pembelajaran secara daring dan teknologi yang ada saat ini untuk mendukung dan juga melaksanakan pembelajaran yang dilakukan secara online sesuai dengan intruksi dari dinas pendidikan masing-masing.

Ada beberapa sekolah yang penulis lihat sudah sangat siap dalam menghadapi pembelajaran di masa pandemi covid-19 saat ini dan sudah terbiasa dengan teknologi yang di gunakan baik aplikasi-aplikasi masa kini maupun gurunya yang generasi Z yang siap dan cekatan dalam mengunakan teknologi, namun ada beberapa sekolah yang belum siap baik fasilitas maupun guru yang relatif sudah berumur sehingga pembelajaran daring di lakukan dengan fasilitas dan berjalan belum maksimal di lakukan.

Ini menjadi sebuah tantangan besar bagi mahasiswa dan juga bagi guru yang ada di sekolah yang belum terbiasa dengan teknologi. Penulis lihat bagi mahasiswa/i peserta PPL yang rata kaum milenial dan sudah terbiasa mereka akan teknologi dan juga informasi ini menjadi sebuah keuntungan besar namun dan juga menjadi sebuah tantangan. Secara tupoksi mereka praktikum PPL di sekolah menjadi sebuah kesempatan mereka untuk uji coba apa yang mereka dapatkan dari kampus dari teori-teori yang ada di kampus akan mereka praktikkan pada saat mereka PPL ini dan juga mereka akan menggunakan seluruh aplikasi-aplikasi yang ada saat ini yang banyak digunakan di medsos dan juga digunakan oleh pihak sekolah dan lembaga-lembaga yang menggunakan aplikasi tersebut misalnya ada Zoom Cloud meeting, Google classroom, Google meet, ruang guru, YouTube dan seluruh aplikasi atau media yang dapat digunakan dengan mudah oleh kaum milenial yang menggunakan teknologi cepat cerdas dan juga disukai oleh siswa-siswi yang ada di sekolah tempat mereka PPL saat ini.

Penulis melihat dan juga menilai apa yang dilakukan pada saat ini dengan sistem daring yang mungkin menjadi kendala serta hambatan bukan kepada para peserta yang menyelenggarakan PPL di sekolah, namun menjadi tantangan mereka adalah bagaimana mereka menghadapi sikap siswa-siswi yang ada di sekolah itu dengan tidak tatap muka secara langsung tapi menggunakan media yang ada sekarang. Tentu hal ini akan berdampak besar bagi mereka bagaimana mereka memberikan ilmu dan materi kepada para peserta didik yang ada di rumah masing-masing dengan menggunakan seluruh kemampuan mereka dalam menyampaikan dan juga memberikan ilmu kepada para siswa yang ada di rumah.

Tantangan berikutnya yang besar bagi mereka adalah bagaimana mereka dapat menghadapi para orang tua dari siswa yang ada di rumah yang notabennya membantu dan juga melihat perkembangan dari anak-anak mereka baik itu dari pembelajaran maupun dari nilai-nilai yang akan diberikan oleh pihak sekolah yang dibantu oleh para peserta PPL di sekolah-sekolah.

Penulis juga melihat apa yang dilakukan oleh sekolah mengapresiasi dan juga menyambut baik seluruh peserta PPL yang telah dipetakan dan juga telah datang disekolah hal ini menjadi tenaga segar dan juga menjadi pengalaman yang baik bagi sekolah untuk memberikan ilmu dan juga memberikan pengalaman kepada mahasiswa yang melakukan PPL di sekolah mereka.

Para kepala sekolah juga menerima dengan baik kepada para peserta PPL dengan memberikan tugas khusus tidak saja memberikan untuk memberikan materi atau mengajar saja melainkan akan diberikan pembelajaran jarak jauh maupun ada pembelajaran yang tidak bisa dihindari tatap muka misalnya praktikum yang ada di sekolah-sekolah SMK dan sederajat serta memberikan keilmuan bagaimana membuat soal dengan Google form lalu memberikan piket juga serta memberikan tugas-tugas sesuai tupoksi sebagai seorang guru yang notabennya dilakukan oleh guru yang ada di sekolah. Tentu pengalaman ini akan menjadi guru yang berharga bagi mereka yang akan melaksanakan PPL mulai dari Januari sampai dengan terakhir April 2021 nanti yang akan dijemput oleh dosen pembimbing PPL mereka masing-masing sesuai dengan amanat yang diberikan oleh  Universitas Pamulang dalam hal ini.

” Selamat melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan kepada seluruh Mahasiswa/I Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, tuntutlah ilmu dan pengalaman belajar sebaik mungkin serta tetap lakukan Intruksi Rektor Universitas Pamulang dengan 5M ( Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan serta Membatasi Mobilitas dan Interaksi di luar rumah “.

Penulis Oleh : Herdi Wisman Jaya, S.Pd.,M.H.,CT.,C.Ht Dosen Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pamulang.

Penerbit : Ade Nopiansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *