Pergeseran Hukum Permintaan dan Tahapan Siklus Produk di Era Pasar Digital

Aljabar News Jakarta.  Saat ini pasar digital membawa banyak perubahan bagi pihak konsumen maupun produsen. Berbagai kemudahan yang dirasakan konsumen saat melakukan pembelian dengan media online seperti efisiensi, kecepatan dan kemudahan tanpa hambatan yang berarti. Sedangkan keuntungan bagi perusahaan dalam penggunaan media online saat melakukan transaksi bisnisnya, antara lain memudahkan perusahaan dalam membangun dan memelihara hubungan bisnisnya dengan konsumen, memudahkan dan memperluas jangkauan promosi produk, memudahkan dalam berkomunikasi dengan konsumen.

Disisi lain dengan semakin pesatnya perkembangan era digital saat ini menyebabkan perubahan model bisnis perusahaan. Perusahaan yang tidak cepat menyesuaikan perkembangan teknologi dalam menjalankan bisnisnya akan mengalami kegagalan, seperti beberapa perusahaan ritail yang mulai menutup beberapa gerainya seiring dengan perubahan trend pembelian pelanggan yang cenderung menggunakan media online dibanding mendatangi langsung gerai penjualan. Namun pembelian secara online juga memiliki banyak risiko. Turban et al. (2004) kemudian menambahkan paling tidak ada lima risiko yang dihadapi para pembeli online.

Risiko pertama adalah ketidak-sesuaian produk yang dipesan dengan gambar yang ditampilkan. Ini umumnya terjadi karena gambar display selain sudah direkayasa juga sering sengaja ditampilkan secara khusus dengan tampilan warna yang lebih menggoda. Risiko kedua adalah rusaknya barang yang diterima. Rusaknya barang ini selain mungkin karena rusak dalam pengiriman juga karena cacat produksi. Risiko ketiga adalah kesalahan dalam pengepakan yang akan memunculkan kesalahan order baik berupa warna, jumlah maupun tipe. Risiko keempat adalah tidak terkirimnya barang karena hilang/terlambat. Sehingga perubahan trend pembelian konvensional ke media online perlu diimbangi dengan pengetahuan konsumen terhadap proses dan produk yang di tawarkan pada media online sehingga masyarakat dapat memahami keuntungan dan resiko dalam aktivitas melakukan aktivitas pembelian pada media online.

Kondisi pasar digital ini jika dikaitkan dengan hukum permintaan dimana semakin turunnya harga maka tingkat permintaan akan suatu produk semakin meningkat maka pihak produsen dapat mensiasati strategi untuk meningkatkan jumlah permintaan tidak harus dengan menurunkan harga tapi dengan adanya pemanfaatan teknologi digital marketing oleh para produsen untuk memperluas pangsa pasarnya, jaringan pasokan dan konsumen dalam suatu platform digital marketing. Selain itu produsen dapat memperoleh informasi produk sejenis dan pesaing dengan tujuan untuk memperbaiki produk kedepannya sehingga dapat meningkatkan daya saing kedepannya.

Namun perlu disadari dengan adanya teknologi ini dapat mempercepat life cycle suatu produk sehingga dapat mempercepat masa penetrasi produk dan perkembangan produk di pasar sehingga produsen dapat menikmati keuntungan dari produknya lebih cepat. Namun disisi lain produsen harus lebih cepat menyiapkan inovasi baru atau produk baru sebelum masa panen keuntungan suatu produk berlalu karena produk mulai bergerak di fase penurunan.

Penulis : Diana Riyana, S.T., M.M.

Tulisan ini sekedar opini yang disampaikan oleh salah satu dosen di Universitas Pamulang dan sedang melanjutkan kuliah di Universitas Negeri Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *