Penyemprotan Disinfektan Digelar Hingga Malam Hari Di Perum Walikota Ds. Cibeuteung Muara Bersama Sekdes Suheri

ALjabar News, Bogor. Covid 19 merupakan salah satu wabah yang melanda Indonesia saja, bahkan awal pandemik menakutkan tersebut berasal dari luar negeri tercinta ini.

Virus yang tampaknya biasa-biasa ini sesungguhnya sangat berbahaya, karena hanya dengan saling berjabat tangan saja virus akan berpindah dan menulari dalam waktu singkat. Untuk itu agar dapat mengurangi penularan virus corona berbahaya, warga harus rajin mencuci tangan dengan sabun deterjen atau sanitizer agar virus tidak dapat berpindah atau menularkan ke orang lain.

Demi tanggung jawab terhadap warganya, Kepala Desa Cibeuteung Muara Kec. Ciseeng Asep Suhendar yang diwakili Sekdes Suheri sejak beberapa waktu lalu melaksanakan penyemprotan disinfektan di wilayah 6 Rw yang mencakup 26 Rt tersebut.

Bahkan rasa peduli terhadap warga yang begitu besar, maka pada Sabtu malam lalu (25 Maret 2020), Sekdes Suheri bersama para relawan yang terdiri dari staf desa, ketua Rt, ketua Rw, Kadus, Linmas, Bpd, Lpm, Babinsa, Babinmas, Karang Taruna Desa, dan warga kembali menggelar penyemprotan disinfektan ke halaman rumah di Perumahan Walikota yang masuk wilayah Rw. 06 dimana saat ini Cahyono menjadi ketua Rw-nya.

Suheri melaksanakan penyemprotan saat penerangan pln juga tengah terputus, tetap memberi semangat kepada tim relawan tanpa imbalan jasa apapun.

 

“Wabah corona yang merebak belakangan ini betul-betul membuat warga menjadi panik dan ketakutan. Apalagi pihak kesehatan dunia juga belum mendapatkan obat dari covid 19 itu yang ampuh. Oleh karenanya sebagai wakil dari Pemdes Cibeuteung Muara hanya berusaha mencegahnya saja dengan menyemprotkan disinfektan ke rumah-rumah penduduk. Dan termasuk juga pada Perumahan Walikota yang masuk wilayah Rw. 06.” Ungkap Suheri pada awak media.

 

Sementara di ruang kerjanya, Kepala Desa Asep Suhendar kepada media juga mengatakan: “Warga desa kami sangat resah dengan wabah Covid 19 ini, sedangkan akhli kesehatan di tingkat dunia sendiri belum mampu atau belum menemukan obatnya. Kami hanya mengikuti saran dan anjuran dinas kesehatan saja, yaitu melaksanakan pencegahan agar virus corona tidak merebak kemana-mana, yaitu dengan melakukan penyemprotan disinfektan.”

“Kami sebagai ummat beragama berharap dan berdoa agar pandemik covid 19 ini dapat selesai, keluar dari negeri kita tercinta. Dan warga kembali hidup dalam ketentraman, tenang seperti semula,” ucap Asep Suhendar lagi dengan penuh harap. (Agustion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *