MENUJU GENERASI CERDAS DI ERA MILENEAL TANPA BULLYNG

ALJabar News Tangsel. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu tridarma perguruan tinggi yang wajib dilaksanakan, baik oleh mahasiswa/i ataupun jajaran para dosen dan petingginya. Pengabdian masyarakat tidak harus di lingkungan masyarakat, melainkan dapat dilakukan dilingkungan sekolah, organisasi dan lain sebagainya yang memberikan dampak baik kepada suatu kelompok.

Pengabdian kepada masyarakat (PKM) kali ini, dilakukan oleh mahasiswa PPL Universitas Pamulang, dengan tema “ Menuju Generasi Cerdas Di Era Milenial Tanpa Bullying “dengan sasarannya yaitu siswa/i SMKN 3 Kota Tangerang Selatan , kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2021 dengan cara online/menggunakan Google Meet. Acara ini diadakan untuk menjalankan salah satu tridarma perguruan tinggi oleh mahasiswa/i Universitas Pamulang, meskipun dilaksanakan secara Online/Daring, tidak berarti mengurangi semangat kami untuk mengabdi kepada sekolah.

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sendiri dihadiri oleh Guru pamong SMKN 3 Kota Tangerang Selatan, Dosen Pembimbing PPL, Narasumber dan 30 peserta kelas X Animasi 1 & kelas Xl OTKP 1 . Acara dimulai pada pukul 09.00- 11: 00 wib yang dibuka langsung oleh MC yaitu Evi Yuliana Rohmah dari mahasiswa PPL yang menyapa peserta didalam Google Meet sekaligus Menyapa dan membacakan susunan acara, dan taklupa kembali membacakan tata tertib yang sudah di tentukan sebelum berlangsungnya acara .

Acara selanjutnya yaitu sambutan dari ketua pelaksana PKM yaitu Putri Alivia yang menyampaikan terimkasih kepada pihak sekolah yang telah mengizinkan acara ini di laksanakan , serta terimkasih kepada dosen pembimbing dan para peserta yang antusias mengikuti acara ini.diharapkan dengan adanya Webinar ini siswa menjadi lebih bersemangat dan termotivasi untuk selalu menjalankan tugas dan kewajibanya sebagai pelajar yaitu belajar, walaupun dimasa pandemi covid-19 seperti saat ini ,tetapi kita harus tetap semangat.

Acara selanjutnya yaitu sambutan dari Guru Pamong yaitu Ibu siti Masito S.Pd, “Beliau mengatakan di masa pandemi sekarang, motivasi belajar anak mengalami penurunan , beliau sangat ingin kondisi menjadi seperti sediahkalah, dan insya Allah nanti di bulan juli akan diadakan belajar secara tatap muka di Sekolah SMKN3 Tangerang Selatan , dan beliau sudah sangat rindu dengan ekspresi anak-anak ketika di sekolah terlebih khusus siswa dan siswi kelas X Animasi 1 semoga sukses untuk anak-anak dan sukses kepada anda yang yang menjadi calon Guru ujarnya “
Acara selanjutnya yaitu penyampaian materi 1 yang dipandu oleh saudara Nana Maulana , tema dalam PKM kali ini yaitu” Menuju Generasi Cerdas Di Era Mileneal Tanpa Bullyng “ beliau menyampaikan bahwa Bullying merupakan sebuah situasi di mana terjadinya penyalahgunaan kekuatan/kekuasaan yang dilakukan oleh seseorang/kelompok.dan Perilaku bullying Adalah perilaku seseorang atau sekelompok orang yang dilakukan secara sadar yang bertujuan untuk mengintimidasi, merendahkan, melukai korban melalui lisan, maupun fisik yang mengakibatkan korban merasa tertekan baik secara fisik maupun mental. Dan karakteristik pelaku bullying biasanya :

– Tidak memiliki pandangan yang luas dimasa depan.
 Suka memanfaatkan orang lain, terutama orang-orang yang dianggap lemah demi mendapatkan kepuasan pribadi.
 Cenderung menyakiti orang lain ketika tidak ada orang yang lebih dewasa berada disekitar mereka.

– Agresif terhadap guru, orang tua, saudara, dan orang lain.

– Hanya peduli dengan kesenangan dan kepuasan pribadi tanpa memikirkan perasaan orang lain.
 Gampang terprovokasi oleh situasi yang mengundang agresi.

– Kurang memiliki empati terhadap korbannya dan tidak menunjukkan penyesalan atas perbuatannya.
Dan faktor-faktor penyebab bullying biasanya dimulai dari faktor individu, faktor keluarga, teman sebaya, dan media.

Dan penyampaian materi 2 selanjutnaya di sampaikan oleh saudari Yuliana Tay bahwa bentuk-bentuk Bullying terbagi menjadi dua bagian yaitu Bullying secara fisik merupakan tindakan tidak menyenangkan dan kasar yang dapat dilihat dengan kasat mata. Bullying fisik bertujuan untuk menyakiti tubuh seseorang dan bullying ini juga bersifat fisik melakukan kontak langsung dengan fisik. Bullying secara fisik mudah dilihat, jika berlebihan akan membuat pelaku menjadi pembunuh.

Bullying mental. Ini jenis bullying yang paling berbahaya karena tidak terungkap mata atau telinga kita jika kita tidak cakup awas mendeteksinya. Praktek bullying ini terjadi diam-diam dan diluar radar pemantauan. Bullying psikologis merupakan bentuk bullying yang tidak langsung karena bullying ini sangat menyakiti korban secara psikis dan juga memberikan dampak sosial berupa percobaan membunuh dan pengucilan.

Maka dari itu terdapat upaya-upaya untuk menghilangkan perilaku Bullying yaitu :
 Dibangun sistem atau mekanisme untuk mencegah dan menangani kasus bullying di sekolah. Dengan adanya penyuluhan tentang bullying diharapkan dapat menjadikan anak yang menjadi korban bullying dapat melaporkan kepada guru tanpa rasa takut dan malu

– Harus dibangun kesadaran dan pemahaman tentang bullying dan dampaknya kepada setiap siswa. Salah satu cara bisa dengan menempelkan poster tentang bahaya dan dampak yang sangat serius terhadap perilaku bullying

– Menghentikan praktek atau kebiasaan bullying yang terjadi di sekolah, dengan pola pendidikan yang seru, asyik, dan ramah tamah bagi siswa dalam penerapan disiplin dan positif

– Memasukkan program pengajaran anti bullying dan pelatihan anti bullying bagi para siswa dan guru
Selanjutnya, setelah penyampaian materi, yaitu sesi tanya jawab, terdapat beberapa pertanyaan yang diajukan oleh siswa/i kelas X Animasi 1 dan kelas Xl OTKP 1 SMKN 3 Tangerang selatan sekaligus pemberian dorprise kepada siswa yang bertanya kepada narasumber.

Acara selanjutnya, yaitu penutup yang disampaikan oleh MC Evi Yuliana Rohmah, serta mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh peserta yang sudah hadir dari awal acara sampai akhir acara yang konsisten dengan 30 peserta, kemudian ditutup dengan membaca Hamdalah, sekaligus menandakan berakhirnya acara pada PKM kali ini.

Penulis : Nana Maulana
Penerbit : Ade Nopiansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *