Inilah Inovasi Unggulan Lurah Suhendar Hadapi Lomba Kelurahan Tingkat kota Depok

ALJabar News Depok. Beberapa hari lalu Wali Kota Depok Mohammad Idris resmi membuka Lomba Kelurahan Tingkat Kota Depok Tahun 2021. Lomba ini diikuti sebanyak 11 kelurahan dari 63 kelurahan yang sebelumnya telah menjalani serangkaian seleksi di tingkat kecamatan.

Salah satunya kelurahan Duren Seribu yang mewakili kecamatan Bojong sari pada Lomba Kelurahan Tingkat Kota Depok Tahun 2021. Pada lomba kali ini kelurahan ini mempunyai inovasi unggulan yang telah dipersiapkan yaitu Sistem Pelayanan Online (Sipelo) dan Sistem Ekonomi Produktif Jelantah Untuk Lingkungan Kita (Mpo Jelita).

Saat ditemui dikantornya, lurah Duren Seribu, Suhendar mengatakan, inovasi unggulan yang ia gagas diantaranya, Sipelo (sistem pelayanan online), yang akan memudahkan warga untuk mengurus keperluan administrasi di kantor kelurahan. Salah satunya, membuat Kartu Keluarga (KK), Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), dan lainnya yang berkaitan dengan dokumen kependudukan.

“Untuk mengurangi adanya interaksi dimasa pandemi covid-19, dengan aplikasi Sipelo ini, warga tidak perlu lagi datang ke kantor kelurahan, cukup melalui sistem ini. Ketika KTP atau KK sudah selesai, warga akan dihubungi untuk ambil, “katanya, Rabu 05/05/2021.

Selain itu, inovasi unggulan lainnya yaitu si Mpo Jelita (Sistem informasi ekonomi jelantah untuk lingkungan kita), merupakan inovasi yang diciptakan untuk mengolah minyak jelantah menjadi barang yang bermanfaat.

“Selama ini kan minyak jelantah menjadi sampah ya yang tidak ada nilainya, melalui program si empo jelita ini, maka dikelola dikoordinir di tampung, kemudian hasil dari penjualan yaitu dibelikan dalam bentuk sayuran yang setiap hari Jumat itu kita mendirikan warung wartis (warung gratis) yang dikelola oleh ibu-ibu PKK, sebagian besar dananya itu dari sumbangan infaq dan hasil penjualan minyak jelantah yang dihimpun dari masyarakat di setiap wilayah, sehingga sangat membantu masyarakat yang memang sangat membutuhkan akibat terdampak dari Covid-19 ini. Selain itu, Lewat si Mpo Jelita warga bisa menukarkan limbah minyak dengan sembako atau uang. Kegiatan ini sudah berjalan sejak tahun lalu,” ujarnya.

Disamping itu pula, Suhendar melanjutkan, untuk pemberdayaannya kita mempunyai Lumpang Madu Seribu (lumbung pangan masyarakat duren seribu), yang mana menghimpun para donasi baik dari pengusaha dermawan maupun masyarakat yang peduli dengan permasalahan terdampak covid-19 yang diberikan berbentuk sembako, dan alhamdulilah tercatat sampai dengan bulan ini sekitar 2000 sembako sudah di distribusikan kepada masyarakat,” bebernya.

Ia menambahkan, Berkaitan dengan masalah potensi wisata dan budaya, Nah itu insya Allah nanti kita fokuskan habis lebaran, pergerakan pertama pembuatan gapura, terutama gapura gerbang masuk yang di dekat taman herbal,”pungkasnya.

(Adenopiansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *