Dampak Pandemi Bagi Ekonomi

ALjabar News. Rasanya baru saja kemarin orang nomor satu diindoneisa yaitu bapa presiden joko widodo mengumumkan kasus virus corona pertama kali tepatnya pada tanggal 2 maret 2020, kini Tidak terasa Sudah satu tahun lamanya tepatnya tanggal 2 maret tahun 2021 Indonesia terserang virus corona. Selama satu tahun ini banyak masyarakat yang terserang virus hingga memakan korban. Adapun data yang virus corona hingga saat ini ( 2 april 2021), tercatat total kasus 1,52 jt (+6.142), Sembuh 1,36 jt (+7.248) Meninggal dunia 41.054(+196).

Disamping itu juga pemerintah banyak sekali meberikan himbawan hingga kebijakan yang terkait dengan pencegahan penyebara virus corona, mulai dari menghibau kepada masyarakat Indonesia agar menerpakan selalu gerakan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.), hingga kebijakan larangan mudik tahun 2020 dan 2021 sudah pemerintah lakukan, semua himbauan dan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah semata-mata untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Indonesia.

Selain semakin tingginya tinggat penyebaran virus corona selama satu tahun ini banyak juga dapak yang disebabkan oleh virus corona yang dimana dampaknya bukan hanya dirasakan oleh masyarakat tapi juga Negara. Banyak sector yang terkena dampak karena pandemi ini, contohnya mulai dari sector kesehatan, pendidikan, perdagangan, pariwisata, hingga sector ekonomi.

Ketidak pastian kapan berakhirnya virus corona membuat pembatasan aktifitas masih jadi poin utama, Sehingga di bidang investasi juga ikut melemah dan berimplikasi terhadap berhentinya sebuah usaha. Banyaknya pekerja yang di PHK atau dirumahkan karena perusahaan tempaynya berkerja terkena dapak dari pandemi. Walaupun Bagi sebuah perusahaan PHK adalah kebijakan yang tepat untuk menekan angka kerugian. Selain itu juga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah terkena dampaknya. Menurunnya omset penjualan yang drastis menyebabkan kebangkrutan hingga tutupnya suatu usaha.

Untuk memulihkan perekonomian banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah seperti yang dikutip dari kompas.com,tentang 5 Upaya Pemerintah Kembalikan Pertumbuhan Perekonomian Nasional “. Pertama, melakukan belanja besar-besaran guna meredam kontraksi ekonomi akibat pandemi Covid-19, Kedua, pemerintah membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Kedua, pemerintah membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Ketiga, pemerintah memberi bantuan kredit berbunga rendah, dan menyiapkan berbagai program agar UMKM bergeliat kembali, Keempat, pemerintah menempatkan dana di perbankan guna memutar roda ekonomi. Dan Kelima, pemerintah melakukan penjaminan kredit modal kerja untuk korporasi.

Walaupun kini baik masyarakat maupun Negara mengalami dapak dari pandemic khususnya di sector ekonomi namun, sepatutnya kita harus selalu optimis dalam mengatasi permasalahan dan tak lupa kita juga harus patuh dan ikut serta menerapkan himbauan atau kebijakan terutama dalam permasalhan memutus mata rantai covid-19 ini, agar mandemi ini segera berakhir dan situasi segera membaik supaya kita dapat menjalankan rutinitas seperti biasanya.

Penulis : Isnaeni Maelani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *