Cyber bullying Kejahatan yang Tidak di Sadari

 

ALJabar News. Dengan perkembangan zaman dan pesatnya teknologi informasi yang masuk kedalam kehidupan kita, baik dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara banyak membawa perubahan perubahan baik itu perubahan yang bersifat positif maupun negatif, dalam konteks aturan yang mengatur kehidupan kita juga mengalami perubahan misalnya mungkin sepuluh atau duapuluh tahun kebelakang tidak kita duga-duga dan pikirkan apa yang terjadi hari ini, 20 tahun yang lalu kita tidak akan menyangka jika suatu kejahatan bisa dilakukan atau terjadi dimana antar korban dan pelaku langsung saling berjauhan bahkan tanpa kontak fisik, ternyata hal itu sekarang terjadi terkait penggunaan teknologi informasi dimana hubungan antar manusia tidak lagi hanya melalui dunia nyata akan tetapi tetapi sudah bisa melalui dunia maya, semisal penggunaan media sosial seperti Fb, twitter, instagram, telegram, whatsapp dls. oleh karena itu maka perlu dibuat aturan yang berkenaan dengan hal tersebut sehingga tidak ada kekacauan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terkait pengaturan dunia maya ini pemerintah menerbitkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik ( UU ITE ) dimana Undang-Undang ini pertama kali di undangkan pada tanggal 21 April 2008 yang diantaranya mengatur tentang ilegal konten seperti informasi SARA, ujaran kebencian, informasi bohong/hoaks, penipuan online, pornografi, judi online, dan pencemaran nama baik.

Terkait kejahatan cyber tersebut diantaranya adalah terkait dengan bullying, buliying ini menjadi sebuah kejahatan yang terkadang pelaku tidak menyadari jika dia telah melakukan kejahatan bila tidak memahaminya padahal perbuatan itu diancam dengan pidan seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU ITE”) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU 19/2016”). Pada prinsipnya, tindakan menujukkan penghinaan terhadap orang lain tercermin dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE yang berbunyi:“Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik”

Kenapa cyber bullying ini terkadang mengancam kita menjadi pelaku tanpa menyadarinya, hal ini disebabkan diantaranya adalah adanya pergeseran nilai dalam masyarakat,  contohnya dulu ketika kita memanggil teman kita dengan menyebutkan ciri fisiknya bukanlah hal yang aneh bahkan banyak yang punya nama alias berdasarkan ciri fisiknya tersebut misalnya cungkring, gembul, pesek, sipit dan lain sebagainya. dan hal tersebut dulu adalah hal yang wajar semua pihak baik yang mendapat panggilan maupun yang memanggil tidak ada masalah mereka berteman akrab bahkan hal tersebut malah menunjukkan keromantisan hubungan pertemanan mereka. Akan tetapi sekarang telah terjadi pergeseran nilai dimana masyarakat sudah tidak punya selera humor mudah tersinggung semu ditanggapi dengan serius dan menjadikan hal hal yang seharusnya indah menjadi sesuatu yang menakutkan.

Bagiman tidak demikian orang yang niatnya bercanda dan menjalin keakraban dalam suatu romantisme persahabatan malah di tanggapi dengan permusuhan, terlebih lagi ada Undang-Undang yang menfasilitasi kondisi tersebut, yaitu UU ITE seperti yang sudah dipaparkan diatas, maka yang terjadi hidup ini penuh dengan kekakuan sedikit sedikit dibawa ke ranah Hukum, untuk itu hendaknya kita dizaman seperti ini harus benar benar waspada jangan sampai hal hal yang kita niatkan baik malah menjerumuskan kita ke tidakan pidana dan bisa di hukum penjara, jika kita niatkan untuk bercanda menjalin keakraban maka harus kita lihat dulu sifat teman kita itu bagaiman, jika kita benar benar yakin teman kita itu bisa diajak bercanda maka teruslah merangkai keromantisan persahabatan itu dengan saling mencela misalnya itu bisa terjadi dan menunjukkan jika persabatan yang kita bangun benar benar berhasil dan kuat, akan tetapi jika kita tidak yakin dengan sifat teman kita maka jangan coba-coba untuk bercanda denganya yang ada kita bisa masuk penjara.

Penulis : Didik Supriyadi

Penerbit : Ade Nopiansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *