2,5 Miliar Kurang, ini Penjelasan Lurah Suhendar

ALJabar News Depok – Rabu 19/10/2022. Bertempat di Kelurahan Pondok Petir Kecamatan Bojongsari Kota Depok telah diselenggarakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), yang bertema,”Dengan Semangat Musrenbang Kita Wujudkan Masyarakat yang Maju Berbudaya sejahtera serta Percepatan Pertumbuhan dan Pemerataan Pembangunan yang Berkelanjutan”.

Dalam kesempatan itu turut hadir Camat Bojongsari Mursalim, Lurah Suhendar, anggota dewan dari fraksi PDIP Mad Arif, Fraksi Gerinda Irfan Rifai S.H, LPM, para ketua RW dan RT, tokoh masyarakat, karang taruna, Ibu-ibu PKK dan lainnya.

Lurah Pondok Petir, Suhendar, seusai acara kepada awak media saat diwawancarai mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan perencanaan pembangunan yang akan dilaksanakan ditahun mendatang diantaranya menu wajib dan menu pilihan.

“Kalau menu wajib sudah tercatat sekitar ada 15 item disitu, diantaranya ada kampung cerdas, penguatan RW ramah anak dan lainnya, ketika 15 kegiatan itu sudah terakomodir baru nanti diusulkan ke menu pilihan termasuk ke infrastruktur, kalau yang saya gambarkan perbandingannya antara 60/40 , yakni 60 persen untuk program wajib dan 40 persen program pilihan, selain itu saya juga meminta dukungan/bantuannya dari anggota dewan untuk memberikan Pokir nya ke masyarakat Pondok Petir untuk menutupi kekurangan anggaran yang 2,5 miliar itu,”ungkapnya.

Masih kata lurah, “ya sebetulnya usulan dan anggaran untuk perencanaan pembangunan itu tidak pernah sinkron, artinya masih kurang, karena tahun ini kita mengajukan kurang lebih sekitar 19 miliar, mungkin tidak akan terakomodir semua, yaa 30 persen sudah terakomodir sudah cakep sisanya kita ajukan lagi tahun berikutnya, dan Alhamdulillah tahun ini sekitar 14 miliar, diantaranya untuk pembangunan kantor kelurahan juga sudah mencapai 5,2 miliar, Puskesmas 5,2 miliar dan ditambah lagi kegiatan-kegiatan lainnya, total mencapai 14 miliar, ” bebernya.

Suhendar menambahkan, ” sementara itu kegiatan-kegiatan yang sedang berjalan yakni penguatan ekonomi UMKM, peningkatan SDM sesuai dengan potensinya, disitu ada Ibu-ibu PKK, posyandu, Pokja kelurahan sehat, gugus tugas kelurahan layak anak, selain itu ada juga beberapa infrastruktur yang dibangun tahun ini. Sementara untuk kegiatan pelatihan untuk tahun ini Juga banyak. Dan harapan saya, disetiap tahun ada pembangunan pastinya harus ada perubahan, bukan hanya perubahan dalam bentuk fisik akan tetapi juga dalam non-fisik, yang adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat, adanya perluasan lapangan kerja/usaha, karena saya lihat Pondok Petir ini potensinya dalam bidang ekonomi UMKM yakni kuliner dan tentunya masyarakat bisa mengembangkan usaha mereka untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masing-masing, dan tentunya pemerintah juga mendorong agar berjalan dengan lancar,”pungkasnya.

 

(Ade Nopiansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *